Menu
Nasional

22 Kapal Yacht Singgah di Tanjungpinang, Lanal Bintan Dukung Diplomasi Maritim

Sapto Handoko 29 Oct 2026, 11:49 10 views
22 Kapal Yacht Singgah di Tanjungpinang, Lanal Bintan Dukung Diplomasi Maritim

Tanjungpinang - Sebanyak 22 kapal yacht dari berbagai negara mengikuti kegiatan Sail to Indonesia Chapter Tanjungpinang 2026 di Kota Tanjungpinang, Kepulauan Riau, Rabu (28/10/2026).

Komandan Pangkalan TNI Angkatan Laut (Danlanal) Bintan Kolonel Laut (P) Wityuda Timortimor Suratmono, MPM., menghadiri kegiatan tersebut di Hotel Melin, Jalan Pos Nomor 25–27, Tanjungpinang.

Kegiatan ini mempertemukan peserta pelayaran internasional dengan pemerintah daerah, unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), panitia, serta tamu undangan lainnya.

Selain menjadi persinggahan pelayaran, acara tersebut mengangkat potensi maritim Indonesia sekaligus mempromosikan pariwisata bahari Tanjungpinang kepada peserta dari berbagai negara.

Pelayaran Internasional Perkuat Persahabatan Antarbangsa

Wakil Wali Kota Tanjungpinang, Drs. H. Ariza, M.M., turut menghadiri kegiatan bersama Kepala Dinas Pariwisata Provinsi Kepulauan Riau Hasan, S.Sos., dan sejumlah unsur terkait.

Dalam sambutannya, Ariza menyampaikan kebanggaan atas terpilihnya Tanjungpinang sebagai salah satu persinggahan peserta Sail to Indonesia 2026.

Ia menjelaskan bahwa pelayaran tersebut bermula dari Kota Tual, wilayah Indonesia bagian timur. Selanjutnya, para peserta singgah di Tanjungpinang sebelum melanjutkan perjalanan menuju negara masing-masing.

Persinggahan tersebut menjadi kesempatan bagi pemerintah daerah untuk memperkenalkan potensi maritim dan daya tarik wisata setempat. Selain itu, pertemuan lintas negara membuka ruang interaksi yang dapat mempererat persahabatan antarbangsa.

Panitia mengisi kegiatan dengan pertunjukan tarian khas daerah dan makan malam bersama. Melalui agenda budaya tersebut, peserta dapat mengenal kekayaan tradisi Indonesia sekaligus berinteraksi dengan para tamu dari berbagai latar belakang kewarganegaraan.

Kegiatan ini juga memperlihatkan keterkaitan antara pelayaran, budaya, dan promosi pariwisata. Kehadiran kapal-kapal yacht dari berbagai negara memberikan kesempatan untuk memperkenalkan Tanjungpinang sebagai salah satu tujuan persinggahan wisata bahari.

TNI AL Dukung Pengembangan Sektor Maritim

Kehadiran Danlanal Bintan dalam kegiatan tersebut mencerminkan dukungan TNI Angkatan Laut terhadap aktivitas kemaritiman dan pengembangan pariwisata bahari di Kepulauan Riau.

Selain itu, partisipasi Lanal Bintan menjadi bagian dari upaya memperkuat koordinasi dengan pemerintah daerah, instansi terkait, dan para pemangku kepentingan di sektor maritim.

Sinergi antarlembaga memiliki peran penting dalam mendukung kegiatan pelayaran dan menjaga kepentingan maritim. Namun, keterangan penyelenggara tidak merinci bentuk pengamanan khusus maupun langkah operasional yang Lanal Bintan lakukan selama acara berlangsung.

Karena itu, kehadiran Danlanal Bintan dalam kegiatan ini perlu dipahami sebagai dukungan kelembagaan terhadap agenda kemaritiman dan pariwisata. Informasi yang tersedia belum menjelaskan adanya kesepakatan baru atau program kerja sama khusus yang lahir dari pertemuan tersebut.

Di sisi pariwisata, kunjungan kapal yacht internasional membuka peluang untuk memperkenalkan budaya dan daya tarik daerah kepada pengunjung mancanegara. Meski demikian, data mengenai dampak ekonomi, lama persinggahan setiap kapal, serta jumlah wisatawan yang mengunjungi destinasi lokal belum tersedia dalam keterangan kegiatan.

Tanjungpinang Perkuat Peran sebagai Persinggahan Bahari

Penyelenggaraan Sail to Indonesia Chapter Tanjungpinang 2026 menempatkan kota ini dalam rangkaian perjalanan peserta pelayaran dari berbagai negara. Pemerintah daerah memanfaatkan momentum tersebut untuk memperkenalkan potensi wisata dan budaya setempat.

Melalui pertemuan dan kegiatan budaya, para peserta memperoleh kesempatan untuk mengenal Tanjungpinang di luar aktivitas pelayaran. Di sisi lain, agenda ini mempertemukan unsur pemerintah daerah dan TNI AL dalam kegiatan yang berkaitan dengan sektor maritim.

Keberlanjutan manfaat kegiatan tersebut memerlukan dukungan promosi, pelayanan wisata, dan koordinasi antarpemangku kepentingan. Informasi lebih lanjut mengenai rencana tindak lanjut penyelenggara belum tercantum dalam keterangan yang tersedia.

Bagikan berita ini:

Komentar 0

Tulis Komentar

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar!