CIKARANG PUSAT, Koranmegapolitan.co.id — Bupati Bekasi Asep Surya Atmaja meminta seluruh aparatur sipil negara (ASN) memperkuat integritas, meningkatkan disiplin, dan bekerja secara profesional dengan mengutamakan hasil nyata bagi masyarakat. Ia juga menegaskan pentingnya evaluasi kinerja perangkat daerah serta percepatan penanganan persoalan publik.
Arahan tersebut disampaikan Asep saat memimpin apel perdana sebagai Bupati Bekasi definitif di Plaza Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bekasi, Cikarang Pusat, Senin (26/10/2026), setelah dilantik oleh Gubernur Jawa Barat pada Jumat sebelumnya.
Dalam amanatnya, Asep menekankan bahwa jabatan dalam pemerintahan merupakan amanah yang harus dijalankan dengan penuh tanggung jawab. Menurutnya, kewenangan yang dimiliki setiap pejabat tidak boleh dimanfaatkan untuk kepentingan pribadi, melainkan harus diarahkan bagi kepentingan masyarakat.
“Jabatan adalah amanah, bukan hak istimewa. Kewenangan adalah tanggung jawab, bukan kesempatan untuk mencari keuntungan pribadi. Karena itu, saya mengajak seluruh ASN untuk meluruskan niat, memperkuat integritas, meningkatkan disiplin, dan bekerja dengan penuh tanggung jawab,” tegas Asep.
Ia menyampaikan empat hal utama yang perlu menjadi perhatian seluruh jajaran birokrasi Kabupaten Bekasi, yakni penguatan profesionalisme, evaluasi kinerja, peningkatan kehadiran ASN di tengah masyarakat, serta komitmen terhadap pembangunan daerah.
Pada aspek tata kelola pemerintahan, Asep menginginkan birokrasi yang solid, profesional, dan berorientasi pada hasil. Ia menilai pelaksanaan tugas pemerintahan tidak cukup diukur dari rutinitas maupun kelengkapan laporan administratif, tetapi juga dari manfaat yang dirasakan masyarakat.
“Saya membutuhkan ASN yang mampu bekerja secara profesional, memiliki kompetensi, loyal terhadap tugas dan tanggung jawab, serta berkomitmen terhadap kemajuan Kabupaten Bekasi. Saya tidak ingin birokrasi kita berjalan lambat, terjebak dalam rutinitas, atau hanya sibuk dengan laporan administratif tanpa hasil nyata bagi masyarakat,” ujarnya.
Untuk mendukung hal tersebut, setiap perangkat daerah diminta menyusun target yang jelas, menjalankan program terukur, serta memastikan capaian kerja dapat dievaluasi. Seluruh jajaran juga diharapkan bergerak dengan visi dan komitmen yang sama dalam menjalankan program pembangunan.
Evaluasi Kinerja Perangkat Daerah
Asep menegaskan evaluasi terhadap pejabat dan perangkat daerah diperlukan untuk memperbaiki tata kelola pemerintahan sekaligus meningkatkan kualitas pelayanan publik.
Ia meminta setiap kepala perangkat daerah memahami persoalan di lingkungan kerjanya, mengambil keputusan secara tepat, mendorong inovasi, dan menyelesaikan masalah sesuai kewenangan serta tanggung jawab masing-masing.
Menurut Asep, pejabat yang menunjukkan prestasi, kinerja baik, dan komitmen terhadap masyarakat patut memperoleh apresiasi. Sebaliknya, kinerja yang belum memenuhi harapan perlu ditindaklanjuti melalui evaluasi dan perbaikan sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan.
“Evaluasi dilakukan untuk memastikan setiap pejabat dan perangkat daerah benar-benar menjalankan tugas sesuai dengan kewenangan, kompetensi dan tanggung jawab,” ungkapnya.
Selain pembenahan internal, ia meminta ASN lebih aktif turun ke lapangan agar memahami kondisi dan kebutuhan warga secara langsung. Pendekatan tersebut dinilai penting sebagai dasar penyusunan kebijakan dan penentuan prioritas pembangunan.
Asep menyoroti sejumlah persoalan yang perlu mendapat perhatian lintas perangkat daerah, mulai dari infrastruktur, banjir, kerusakan jalan, pendidikan, kesehatan, pengangguran, kemiskinan, hingga pelayanan administrasi.
Ia juga meminta setiap pengaduan masyarakat ditindaklanjuti secara cepat dan tidak terhambat ego sektoral. Jika suatu persoalan melibatkan beberapa perangkat daerah, penyelesaiannya harus dilakukan melalui koordinasi dan kerja sama.
Anggaran Daerah Harus Berdampak bagi Masyarakat
Dalam arahannya, Asep turut meminta seluruh kepala perangkat daerah memahami karakteristik, potensi, dan kebutuhan Kabupaten Bekasi agar pembangunan dapat berjalan secara terarah, merata, dan berkelanjutan.
Kabupaten Bekasi, menurutnya, memiliki potensi besar di sektor industri, perdagangan, pertanian, serta sumber daya manusia. Potensi tersebut perlu dikelola secara optimal untuk mendukung peningkatan kesejahteraan masyarakat.
Ia mengingatkan bahwa setiap penggunaan anggaran pendapatan dan belanja daerah (APBD) harus dapat dipertanggungjawabkan serta memberikan manfaat sebesar-besarnya bagi kepentingan publik.
“Jangan sampai pembangunan hanya terlihat dalam angka dan laporan, tetapi manfaatnya tidak dirasakan oleh masyarakat. Setiap rupiah dalam APBD harus dipertanggungjawabkan dan diupayakan memberikan manfaat sebesar-besarnya bagi kepentingan publik,” katanya.
Asep menambahkan, pembangunan daerah tidak dapat hanya mengandalkan peran bupati. Diperlukan dukungan seluruh ASN, khususnya dalam memperkuat komunikasi dan koordinasi lintas perangkat daerah untuk menangani persoalan yang saling berkaitan.
“Karena itu, bangun komunikasi yang baik, perkuat koordinasi, dan jadikan setiap persoalan sebagai tanggung jawab bersama,” ujarnya.
Ia juga membuka ruang bagi kritik, saran, dan gagasan konstruktif sebagai bagian dari perbaikan penyelenggaraan pemerintahan. Namun, setiap masukan diharapkan disampaikan secara objektif berdasarkan data dan fakta serta disertai solusi yang dapat diterapkan.
“Kita tidak boleh anti-kritik, karena kritik yang dibangun merupakan bagian penting dalam perbaikan pemerintahan. Saya ingin bangun suasana kerja yang sehat, terbuka, profesional, dan berorientasi pada kepentingan masyarakat,” tegasnya.
Menutup amanatnya, Asep mengajak seluruh ASN menjadikan disiplin sebagai budaya kerja, integritas sebagai prinsip, dan profesionalisme sebagai standar dalam menjalankan tugas. Ia juga menekankan pentingnya kepuasan masyarakat sebagai salah satu ukuran keberhasilan pelayanan publik.
“Saya mengajak seluruh ASN untuk bekerja dengan hati, berpikir dengan jernih, bertindak sesuai aturan, serta memberikan pengabdian terbaik bagi Kabupaten Bekasi. Ingat, masyarakat menaruh harapan pada kita,” pungkasnya.
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar!