Menu
Daerah

Profil Fadly Marissatrio, Pejabat Bappeda Kabupaten Bekasi yang Fokus pada Inovasi Pembangunan

Redaksi 28 Oct 2026, 12:48 26 views
Profil Fadly Marissatrio, Pejabat Bappeda Kabupaten Bekasi yang Fokus pada Inovasi Pembangunan
Fadly Marissatrio, Kepala Bidang Pemerintahan dan Pembangunan Manusia Bappeda Kabupaten Bekasi,

KABUPATEN BEKASI, Koranmegapolitan.co.id  – Fadly Marissatrio, S.E., M.IP., merupakan aparatur sipil negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Kabupaten Bekasi yang meniti karier di bidang perencanaan, evaluasi pembangunan, dan inovasi pemerintahan. Saat ini, ia menjabat Kepala Bidang Pemerintahan dan Pembangunan Manusia pada Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Kabupaten Bekasi.

Perjalanan karier Fadly mencakup sejumlah posisi di bidang pemerintahan dan perencanaan pembangunan. Pengalaman tersebut menjadi bagian dari tugasnya dalam mendukung koordinasi program pembangunan, khususnya pada sektor pemerintahan dan pembangunan manusia.

Berdasarkan profil resmi Bappeda Kabupaten Bekasi, Fadly menyelesaikan pendidikan sarjana Manajemen di Universitas Diponegoro pada 2005. Ia kemudian meraih gelar Magister Ilmu Pemerintahan dari Sekolah Tinggi Ilmu Pemerintahan Abdi Negara pada 2023.

Fadly mengawali pengabdiannya sebagai calon pegawai negeri sipil pada 1 Februari 2009. Dalam perjalanan tugasnya, ia pernah menjabat Kepala Subbidang Penyelenggaraan Pemerintahan di Badan Penelitian dan Pengembangan Daerah (Balitbangda), serta Kepala Subbidang Pengendalian, Evaluasi dan Pelaporan di Bappeda Kabupaten Bekasi.

Pada 31 Maret 2023, Fadly dilantik sebagai Kepala Bidang Pemerintahan dan Pembangunan Manusia Bappeda Kabupaten Bekasi. Posisi tersebut berkaitan dengan perencanaan dan koordinasi program pembangunan yang menyentuh aspek pemerintahan serta kesejahteraan masyarakat.

Kembangkan Inovasi Administrasi Pemerintahan

Selain menjalankan tugas kedinasan, Fadly tercatat meraih sejumlah prestasi melalui pengembangan inovasi dan peningkatan kapasitas kepemimpinan.

Pada 2022, ia meraih juara kedua Lomba Inovasi Agen Perubahan Kabupaten Bekasi melalui inovasi Ruang Evaluasi Pelaporan Pengendalian Pembangunan atau Ruang VAPPE.

Pada tahun yang sama, Bappeda Kabupaten Bekasi meraih peringkat keempat dalam Lomba Inovasi Perangkat Daerah melalui pengembangan Sistem Informasi Geografis Pendidikan atau SIGEDIK.

Kedua inovasi tersebut berkaitan dengan penguatan tata kelola administrasi dan pemanfaatan informasi untuk mendukung proses perencanaan maupun pengendalian pembangunan. Namun, efektivitas dan manfaatnya bagi masyarakat tetap perlu dilihat dari penerapan, pemanfaatan, serta hasil yang dapat diukur.

Prestasi berikutnya diraih Fadly pada 2025. Ia memperoleh peringkat pertama dalam Pelatihan Kepemimpinan Administrator Angkatan 2 yang diselenggarakan melalui Pusat Pengembangan Sumber Daya Manusia (PPSDM) Kementerian Dalam Negeri.

Dalam pelatihan tersebut, ia mengangkat aksi perubahan yang berfokus pada optimalisasi pencegahan dan penurunan stunting melalui Dadu Gasing dan KAPAK Bekasi.

Fokus tersebut berkaitan dengan upaya memperkuat koordinasi dan pelaksanaan program penanganan stunting. Meski demikian, capaian pelatihan dan inovasi tidak serta-merta menunjukkan penurunan angka stunting. Dampak program perlu dinilai melalui data capaian, indikator yang relevan, serta keberlanjutan pelaksanaannya.

Tantangan Mengukur Dampak Inovasi

Rekam jejak Fadly menunjukkan keterlibatan dalam pengembangan inovasi administrasi pemerintahan, pengendalian pembangunan, dan penguatan program pembangunan manusia.

Dalam konteks pembangunan daerah, inovasi tidak hanya dinilai dari penghargaan yang diperoleh, tetapi juga dari konsistensi penerapan, efektivitas pelaksanaan, dan manfaat nyata yang dirasakan masyarakat.***

 

Bagikan berita ini:

Komentar 0

Tulis Komentar

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar!